Nomadiqshelters.com – Puluhan mahasiswa dari Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja kembali turun ke lapangan buat ngerasain langsung dunia hukum yang sesungguhnya. Yup, mereka lagi menjalani program PKL (Praktik Kerja Lapangan) di Kantor Hukum DPC Peradi Singaraja, Senin (09/03/2026). Program ini bukan sekadar formalitas kampus aja, tapi jadi momen penting buat mahasiswa biar nggak cuma jago teori, tapi juga paham praktik di dunia advokat yang real banget.
Read More : Inovasi Aku Online-NG untuk Mempermudah Layanan Kependudukan di Desa Umeanyar
Mahasiswa Disebar ke Berbagai Kantor Hukum
Menariknya, para mahasiswa nggak cuma numpuk di satu tempat. Mereka langsung disebar ke beberapa kantor hukum yang tergabung dalam DPC Peradi Singaraja. Mulai dari Kantor Hukum Amanda, ARC, INS dan Rekan, sampai kantor advokat lainnya. Ketua DPC Peradi Singaraja, I Kadek Doni Riana, SH., MH., bilang kalau sistem penyebaran ini sengaja dilakukan biar mahasiswa dapat pengalaman yang lebih luas.
“Mahasiswa kita sebar ke beberapa kantor hukum, supaya mereka bisa belajar langsung dari berbagai karakter dan gaya kerja advokat,” jelasnya. Dengan cara ini, mahasiswa bisa lihat langsung gimana proses penanganan kasus, cara komunikasi dengan klien, sampai strategi di lapangan. Jadi nggak cuma duduk manis, tapi benar-benar ikut terlibat.
Biar Nggak Kaget Saat Terjun ke Dunia Kerja
Program magang ini punya tujuan jelas: nyiapin mahasiswa hukum biar siap tempur di dunia kerja. Apalagi dunia advokat itu dinamis banget, penuh tantangan, dan butuh mental kuat. Selama magang, mahasiswa bakal dapet banyak insight. Mulai dari cara bikin dokumen hukum, memahami alur persidangan, sampai etika profesi advokat. Hal-hal kayak gini kadang nggak didapat secara maksimal di ruang kelas.
Ketua DPC Peradi yang akrab disapa KDR juga menegaskan kalau pihaknya ingin mahasiswa punya bekal yang cukup sebelum benar-benar terjun jadi praktisi hukum. “Harapannya, mereka punya pemahaman yang matang dan pengalaman praktik yang bisa jadi modal utama ke depan,” tambahnya.
Baca juga: Job Fair Lokal: Solusi Pengangguran Atau Ajang Seremonial?
Sudah Jadi Agenda Rutin Tiap Tahun
Kegiatan magang ini sebenarnya bukan hal baru. Setiap tahun, mahasiswa dari IMK maupun kampus lain rutin menjalani PKL di kantor-kantor hukum anggota DPC Peradi Singaraja. Ini jadi bukti kalau kolaborasi antara dunia kampus dan praktisi hukum berjalan dengan baik. Mahasiswa pun jadi punya kesempatan buat belajar langsung dari para profesional. Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa hukum nggak cuma paham teori, tapi juga siap menghadapi realita di lapangan. Jadi, saat lulus nanti, mereka nggak kaget lagi dan bisa langsung gas di dunia kerja.
Magang di DPC Peradi Singaraja jadi langkah awal yang penting buat mahasiswa hukum IMK Singaraja. Dari sini, mereka belajar banyak hal yang nggak bisa didapat dari buku saja. Pengalaman ini jelas bakal jadi bekal berharga buat masa depan mereka. Jadi, bukan cuma sekadar magang, tapi juga proses pembentukan calon advokat yang siap bersaing dan profesional di bidangnya.
