jalan
jalan

Warga Mengeluh, Jalan Tanah 3 Km di Desa Bila Buleleng Tak Kunjung Diperbaiki

Nomadiqshelters.com – Akses jalan Dusun Perigi Desa Bila Kubutambahan sepanjang kurang lebih 3 kilometer masih menjadi keluhan utama warga setempat. Jalur yang seharusnya menjadi penghubung penting antarwilayah ini hingga kini belum mendapatkan sentuhan pengaspalan maupun rabat beton. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terasa berat, terutama saat musim hujan datang dan jalan berubah menjadi licin serta berlumpur.

Read More : Loker Buleleng Hari Ini

Bagi warga, jalan ini bukan sekadar lintasan biasa, melainkan nadi kehidupan yang menghubungkan aktivitas pertanian, perkebunan, hingga mobilitas harian. Sayangnya, kondisi yang belum memadai membuat distribusi hasil panen menjadi lambat dan tidak efisien.

Dampak Kondisi Jalan terhadap Aktivitas Warga

Jalan tanah yang rusak ini menjadi satu-satunya akses penting menuju Kecamatan Kubutambahan melalui Dusun Perigi. Saat hujan turun, kendaraan roda dua maupun roda empat sering kesulitan melintas. Tidak jarang warga harus menunda aktivitas atau mencari jalur alternatif yang lebih jauh.

Ekonomi Lokal Ikut Terdampak

Hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber utama penghidupan warga ikut terpengaruh. Proses distribusi menjadi lebih lambat, biaya transportasi meningkat, dan kualitas hasil panen berisiko menurun karena keterlambatan pengiriman.

Respons Pemerintah Daerah

Menanggapi keluhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Buleleng akhirnya turun langsung ke lokasi. Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, melakukan peninjauan untuk melihat kondisi nyata di lapangan. Ia mengakui bahwa akses jalan Dusun Perigi Desa Bila Kubutambahan memang masih jauh dari kata layak, terutama karena belum adanya lapisan pengerasan jalan.

Pemerintah daerah berencana menurunkan tim teknis guna melakukan kajian lebih lanjut. Hasil kajian ini akan menjadi dasar penentuan apakah jalan akan diaspal atau dibangun rabat beton, sesuai kebutuhan wilayah.

Baca juga: TPS3R Sesetan Diserbu Warga, Sampah Meluber! Ini Fakta & Solusi yang Lagi Disiapin

Harapan Warga untuk Perubahan

Perbekel Desa Bila, Ketut Citarja, berharap perbaikan segera direalisasikan. Selain infrastruktur jalan, warga juga menyampaikan kebutuhan lain seperti dukungan air untuk subak yang sangat penting bagi sektor pertanian. Dengan perbaikan tersebut, warga berharap kehidupan mereka bisa lebih lancar, dan potensi pertanian di wilayah ini dapat berkembang lebih maksimal.